Seperti yang pernah saya ceritakan sebelumnya, bahwa di Belanda itu, sepeda merupakan kendaraan yang hampir setiap keluarga memilikinya. Bahkan ada satu orang yang memiliki satu sepeda khusus perjalanan ke kantor, satu sepeda khusus untuk olahraga (touring), dan satu sepeda untuk keperluan sehari-hari (belanja, boncengin anak atau boncengin pacar).
Di Belanda sendiri, pengguna kendaraan sepeda sangat dimanja dengan jalur khusus sepeda, bahkan rambu-rambu dan lampu lalu lintas juga tersedia untuk menjamin keselamatan bersepeda para warganya. Plus, kesadaran akan tertib lalu lintasnya sangat mendukung kenyamanan bersepeda.
Bagaimana dengan Indonesia?
Setahu saya, pengguna sepeda belum terlalu diperhatikan di Indonesia. Jalur khusus pengguna sepeda dan rambu-rambunya juga tidak disediakan. Belum lagi ketertiban berlalu lintas di Indonesia masih bisa dibilang sangat kurang. Jangankan jalur sepeda, jalur pejalan kaki saja bisa dinaiki oleh pengguna sepeda motor. Sudah memakai jalur milik pejalan kaki, memasang klakson kencang-kencang dan marah-marah pulak
(Untung saya gak pernah seperti itu
, trotoar di daerah asal saya soalnya jarang macet dan jumlahnya masih sedikit..hehehe).
Berhubungan dengan jalur sepeda tersebut, ada dua orang yang bekerja di perusahaan produk inovatif, Altitude Inc., bernama Evan Gant dan Alex Tee yang muncul dengan konsep jalur sepeda buatan yang menggunakan alat pemancar cahaya yang dipasang pada sepeda. Alat ini memancarkan cahaya yang membentuk jalur sepeda yang dapat dilihat pada gambar berikut.
Produk ini diklaim dapat menghemat pembangunan jalur khusus sepeda yang biasanya menelan biaya US$5.000 sampai US$50.000 per mil. Untuk informasi lebih lanjut, artikelnya dapat dibaca pada website resmi perusahaan tersebut.
Di Indonesia, saya hanya mengetahui komunitas pengguna sepeda yang bernama Bike 2 Work, dan satu lagi komunitas pengguna sepeda ontel di kampung saya Sibolga yang bernama Sibolga Gaeck Bicycle Club / SGBC (kalau sudah balik ke Sibolga pengen bergabung juga). Mungkin kalau produk ini sudah keluar, bisa digunakan untuk membuat perjalanan dengan sepeda malam hari lebih nyaman dan aman. Soalnya, bersepeda itu walau mungkin bikin capek tapi menyenangkan untuk saya pribadi, sekalian olahraga sedikit cari keringat. Semoga juga kesadaran berlalu lintas di Indonesia semakin mantap (apalagi saya
).
Good luck!
gambar via: dustbowl

Recent Comments