Main Futsal, Nyokkk!

Groningen, Keluh-Kesah, Lifestyle, Personal

Di bawah deraan berat badan yang meningkat tajam setahun belakangan ini, kebutuhan akan olahraga untuk menggerakkan badan lebih intensif dan mengeluarkan keringat semakin menjadi-jadi ( :lol: bahasanya itu). Sejujurnya, ingin mengurangi lemak di perut, sudah nggak ideal lagi :-P . Lagian, kalau berat badan naik bukannya mengurangi jatah makan.

Untungnya teman-teman mahasiswa di sini ngajakin main futsal. Pagi-pagi pulak itu jam 10.30 di hari Sabtu (jam 10.30 AM masih pagi khan?).

Di hari H, dengan semangat menggebu-gebu ingin berlari-lari kecil dan menari di lapangan futsal, saya akhirnya bangun jam 8 pagi. Bukan mau mandi, tapi untuk masak nasi, supaya ada untuk mengisi tenaga modal main futsal. Sambil nungguin nasi masak, tidur-tiduran sebentar di depan laptop. Hasilnya, bisa ditebak. Ketiduran dan telat* bangunnya sampai jam 11. (Enggak…nasinya gak gosong kok. Masaknya pakai rice cooker).

Beres-beres muka di kamar mandi, makan sedikit, minum air putih, siapkan peralatan main futsal, buru-buru berangkat ke lapangan futsal ACLO Groningen. Setelah berjalan sekitar 100 m, baru sadar ternyata gak bawa sepatu yang benar. Akhirnya kembali lagi ke lantai 4 untuk mengganti sepatu.

Untungnya ACLO dan tempat tinggalku sekarang dekat jaraknya. Tapi walaupun demikian, sampai di ACLO-nya baru sekitar jam 12.05, dan ternyata permainan sudah berlangsung lama (ya iyalah, udah telat satu setengah jam). Permainan futsalnya akhirnya diperpanjang sampai jam 1 siang, jadi gak sia-sia datang ke lapangan. Saya boleh ikutan lari-larian main futsal di lapangan sampai selesai dan dengan bangga melaporkan bahwa saya berhasil mencetak 2 gol 8-) . Hehehehe…(padahal dua gol ini merupakan tendangan beruntung dari sekian ribu umpan bagus dari teman 8-) ).

~~~~~~

Berat badanku memang naik hampir 20 kg sejak pertama kali menginjakkan kaki di Groningen ini. Alasannya? Ya yang pasti karena makannya banyaklah dan gak perhatiin kandungan gizinya. Pokoknya kalau ada makanan, hajar terus!!! Apalagi di luar khan dingin, perut selalu kelaparan kayaknya. Yang menarik dan setelah kuperhatiin, berat badanku paling parah naiknya setelah berhenti ikut klub fitness yang sudah diikuti selama setahun.

Kayaknya kalau sudah balik ke Indonesia harus lebih sering tidur ini kayaknya. Supaya berat badan berkurang. Hehehe, enggak denks, banyak olahraga maksudnya, walau banyak tidur juga bisa mengurangi berat badan (khan gak bisa makan pas tidur, ntar tersedat). Siapa tahu kalau rajin olahraga, khususnya futsal, bisa meningkatkan kemampuan seperti di video ini.

catatan kaki footnoteCatatan kaki:
* Kata telat sepertinya diturunkan dari kata dalam bahasa Belanda: te laat (padanan kata ini dalam bahasa Inggris sepertinya: too late).

Similar Posts:
Random Posts:

Leave a Reply

Icons by N.Design Studio. Designed By Ben Swift. Powered by WordPress, Search Optimization and Free WordPress Themes
Entries RSS Comments RSS Log in