Sebenarnya saya baru tahu tentang posture emoticon, orz. Seperti klasifikasi posture emoticon, yaitu emoticon yang digunakan untuk mewakili postur dari seseorang , orz juga melambangkan sebuah postur atau posisi tubuh *ya iyalah, masak di dapur*. Sini saya kutip penjelasan kang WIKI:
Orz (also seen as _|?|o, OTL, Or2, Orz, OTZ, O7Z, Sto, Jto, _no, ?rz) is a Japanese emoticon representing a kneeling or bowing person, with the “o” being the head, the “r” being the arms and part of the body, and the “z” being part of the body and the legs. This stick figure represents failure and despair. It is also commonly (mis-)used for representing a great admiration for (sometimes with an overtone of sarcasm) someone else’s view or action.
Apa pulak bahasa kawan ni? Dalam kali!
Jadi gini, orz itu emoticon yang biasa digunakan di negara-negara Asia Timur, seperti Jepang, Korea, Cina, untuk menunjukkan bahwa seseorang sedang berlutut atau menyembah seseorang. “o” itu kepalanya, “r” itu tangan dan sebagian dari badan, sementara “z” itu bagian dari badan dan kaki.
Sudah tergambar belum? Kalau belum, sila ditonton video singkat ini.
Belum tergambar juga? Oklah, sekarang diberi ilustrasi cewek di sebelah kanan ini.
Sudah mengerti? Kalau masih belum ngerti, rusak kawan awak (ini katanya kata-kata orang Medan:-P).
orz ini biasanya digunakan untuk menandakan kegagalan atau putus asa. Kalau suka dengan anime Jepang, pasti sering melihat posisi seperti ini.
Ada lagi posture emoticon, OGC. Sorry, kalo artinya agak-agak parno atau malah NSFW. Jadi apa artinya? Artinya adalah “single-person-happy-milking time”. Apa itu?
. Japri aja.
*Maaf klo udah ada yang tahu dan ngerti artinya*.
Apa lagi arti NSFW itu? Hehehe, kok jadi beruntun gini kode-kode yang muncul. NSFW itu singkatan dari Not Safe For Work. Biasanya kalau di forum-forum, milis, atau link, kode ini menandakan bahwa postingan, email, thread, atau halaman yang di-link berisi hal-hal yang gak cocok untuk dibuka di kantor. Misalnya, isinya tentang “kuda-kudaan”, “baju transparan”, atau “orang miskin” *menulis orang miskin mengingatkan ke istilah-istilah togel jaman baheula* atau mungkin hal-hal yang menjijikkan, seperti “anggur merah berceceran”, “otot-otot terpisah”. (Btw, makna kata-kata yang diberi tanda kutip disesuaikan dengan persepsi masing-masing
).
Sekian dulu tentang kode-kodean. Mari kita dengarkan lagu Nyanyian Kode dari Warkop DKI ini sebagai bonus. Warkop DKI FTW *tiba-tiba muncul lagi FTW. FTW itu, For The Winner*
*Gara-gara banci, gw jadi masuk reff lagi
*
*Bodoh dipiara, kambing dipiara bisa gemuk*
Semoga bisa menghibur di yang-sepertinya-musim-sakit ini. (Pilek euy
)
Catatan kaki:
Lagu “Nyanyian Kode” tersebut merupakan “cover song” dari lagu asli berjudul Ue wo muite arukou yang dinyanyikan oleh Kyu Sakamoto. Atau, lagu ini lebih dikenal dengan judul Sukiyaki, versi bahasa Inggrisnya, yang dinyanyikan salah satu oleh grup bernama 4 P.M.

Recent Comments