Dimulai dengan pertandingan yang cukup meyakinkan di babak satu, akhirnya Belanda dipaksa untuk mengikuti gaya permainan Total Football ala Rusia. Hasilnya, Rusia cukup mendominasi serangan-serangan ke gawang Belanda dan akhirnya menang dengan skor 3-1 atas Belanda. Pupuslah harapan timnas Belanda untuk memenangkan piala EURO 2008. Mereka terhenti di babak perdelapan final.
Timnas Rusia, yang gaya permainannya didesain oleh pelatih fenomenal Belanda, Guus Hiddink, sangat mempesona dengan mengalahkan timnas Belanda yang dijagokan banyak orang. Sebelum Bouhlarouz diganti, pemain Rusia sebenarnya sudah susah masuk ke daerah kotak pinalti, tapi sepertinya strategi Van Basten gagal. Rusia semakin menjadi-jadi dengan membahayakan gawang Belanda beberapa kali.
Gol pertama pertandingan ini dicetak oleh pemain Rusia, Roman Pavlyuchenko pada menit ke-56. Gol memecahkan kebuntuan pertandingan setelah babak satu berakhir 0-0. Setelah gol tersebut, permainan Belanda keliatan kurang berjiwa tapi untungnya Van Nistelrooy membangkitkan semangat Belanda dengan menggawangkan bola pada menit ke-85 ke gawang Rusia. Pertandingan akhirnya diperpanjang 2 x 15 menit.
Ternyata di babak perpanjangan tersebut, Belanda tetap ketinggalan dan sepertinya bermain kacau. Rusia juga “mengamuk” dengan menyarangkan dua gol spektakuler ke gawang Van Der Sar. Pada menit ke-111 Torbonski mencetak gol kedua untuk Rusia dan Arshavin mencetak gol ketiga dari sudut yang sangat sempit.
Menurutku, permainan Belanda kali ini kurang memuaskan dibanding permainannya pada saat pembantaian Perancis, Itali dan Romania di babak penyisihan. Belanda sepertinya kehilangan arah pada babak kedua. Pergantian pemain juga tidak menghasilkan perlawanan yang berarti. Dan sayangnya lagi, Robben tidak bisa bermain karena cedera pahanya yang belum sembuh.
Guus Hiddink, pelatih timnas Rusia asal Belanda juga menunjukkan kelasnya dan mempertahankan reputasi yang selalu membuat kejutan dengan membawakan tim-tim “tidak diunggulkan” ke level yang sebelumnya susah direbut tim-tim tersebut. Sebut saja timnas Korea Selatan yang menggapai posisi 4 Piala Dunia 2002, Australia ke babak kedua Piala Dunia 2006 dan kini timnas Rusia masuk ke perempat final EURO 2008.
Van Basten dan pasukannya terpaksa gigit jari karena tidak berhasil mempertahankan kemampuannya di babak penyisihan dan akhirnya harus pulang karena tidak bisa melanjut ke babak berikutnya.
Karena Belanda udah kalah, kayaknya sekarang harus ganti tim favorit pemenang EURO 2008 nih…hehehe. Rusia sepertinya calon kuat baru menurutku. Alasanku sebenarnya lebih ke kesenanganku dengan gaya Total Football yang sepertinya menjanjikan, smooth, dan keren.
Oh iya, situasi nonton bareng langsung sepi ketika gol pertama dari Rusia dicetak walaupun tidak bertahan lama. Para pendukung Belanda akhirnya harus menahan kesedihan karena kekalahan 3-1 tersebut. Gak ada pesta kemenangan lagi, yang ada minum-minuman alkohol untuk menenangkan pikiran dan saling menghibur. Minggu-minggu ke depan gak ada lagi kemeriahan yang mirip “17an agustusan di Indonesia”.
Belanda, mungkin sekarang masih belum waktunya, tapi di lain kesempatan pasti bisa. Piala Dunia 2010 harus jadi target utama!!!!!
Bola memang bundar……

Recent Comments