Itali, Kok Bisa? Romania, Maju Terus!

EURO 2008, Event, Hiburan, Informasi, Sport

Sebenarnya aku gak terlalu suka dengan tim Itali. Gak suka aja dengan gaya mainnya, cenderung negatif dan ugal-ugalan menurutku..hehehehe. Memang gol-golnya lumayan cantik (walau saat ini baru satu biji), tapi tetap aja gak tertarik. Mungkin cewek-cewek banyak yang protes:P.

Itali kayaknya cocok lawan Kroasia aja. Pasti bakalan partai “pertumpahan darah” mengingat Kroasia biasanya bermain cukup keras (sepertinya dipengaruhi musik kesukaan pelatih tim ini, Metal bokkkk..hahahaha) dan Itali yang, kau-tahulah-gimana.

Tapi tadi sempat menonton pertandingan antara Itali dan Romania. Puas juga liat Romania yang bisa menahan imbang juara Piala Dunia 2006 tersebut. Bahkan, Romania sebenarnya bisa menambah gol untuk mencetak kemenangan lewat “hadiah” tendangan pinalti, tapi sayang, gagal eksekusinya.

Pada babak pertama, tidak ada gol yang tercipta dan permainan keduanya sepertinya cukup berimbang. Gak terlalu ingat juga dengan pertandingan di awal-awal ini:P.

Pada babak kedua, pertandingan semakin panas dan terjadi saling menyerang bergantian antar tim. Romania membuka gol pada menit ke 55 melalui tendangan Mutu. Gol tersebut terjadi karena blunder atau kesalahan pemain Itali, Zambrotta. Dia bermaksud mengembalikan bola ke penjaga gawang Buffon. Dia tidak menyadari ada pihak lawan di situ, sehingga bola tersebut langsung disambar Mutu dan dilesatkan ke gawang Itali. 1-0 untuk Romania.

Romania tidak menikmati keunggulan itu untuk waktu yang lama. Kurang dari satu menit setelah gol Romania, tepatnya pada menit ke- 56, Itali mengejar ketinggalan melalui gol yang diciptakan oleh Panucci. Gol tersebut tercipta setelah Panucci mendapat umpan sundul dari tendangan sudut Del Piero. 1-1.

Jalannya pertandingan berikutnya cukup memanas. Terbukti wasit mengeluarkan beberapa kartu kuning, baik untuk pemain Itali dan Romania.

Panasnya pertandingan itu juga berbuah tendangan penalti setelah Toni membuat kesalahan cukup fatal terhadap pemain Romania, Mutu. Hal tersebut terjadi di menit ke-87. Akan tetapi, Romania belum sanggup mempecundangi Itali saat itu. Tendangan penalti oleh Mutu dapat ditepis oleh kiper jagoan Italia, Buffon. Bola tersebut ditepis dengan menggunakan satu tangan yang akhirnya mental ke arah kaki Buffon. Bola tersebut (untungnya) mental dari kaki Buffon ke luar lapangan. Coba kalau mantul liar ke dalam, bisa nangis Itali dan Perancis gak punya kesempatan untuk lolos ke babak berikutnya.

Sempat juga tadi liat si Mutu disorot mau nangis. Sepertinya menyesali kegagalannya menyarangkan bola ke gawang lawan.

Selama dua pertandingan grup, Itali memang tidak terlalu keliatan kelasnya sebagai juara Piala Dunia 2006. Untung masih ada Del Piero yang walaupun belum berhasil mencetak gol, tapi dapat membahayakan gawang pihak lawan beberapa kali dan memberikan umpan yang berbuah gol. Kita tinggal menunggu hasil pertandingan Belanda versus Romania. Apakah Itali masih diberi kesempatan menebus kekurangan-kekurangannya tersebut.

(In, gimana dengan “anak muda Indianya”? Tinggal nunggu keajaiban nih…hahahaha)

Romania yang menjadi juara grup pada saat penyisihan EURO 2008 menurutku bermain cukup baik. Hal ini terbukti kemampuannya untuk menahan imbang (dan hampir mengalahkan salah satu dari) finalis Juara Dunia 2006. Walaupun tidak menjagokan Romania, tapi untuk pertandingan berikutnya melawan Belanda, aku mengharapkan Romania dapat menampilkan permainan-permainan indah.

Ayo Romania!!!!

Tags:

Similar Posts:
Random Posts:

Leave a Reply

Icons by N.Design Studio. Designed By Ben Swift. Powered by WordPress, Search Optimization and Free WordPress Themes
Entries RSS Comments RSS Log in