Belakangan ini aku lagi senang dengar lagunya Ida Engberg dengan Disco Volante-nya, Aura Kasih dengan Mari Bercinta dan beberapa lagu lainnya, yang bisa dilihat daftarnya sebenarnya di situs Lirik Lagu Adalho. Daftar lirik lagu terbarunya kurang lebih menggambarkan lagu yang sedang “kueksplor” baru-baru ini.
Ada satu lagi lagu Belanda yang sering kudengar juga, judulnya Rosanne oleh Nick dan Simon . Tapi yang sering kudengar versi aransemen ulang Pandu dan teman-temannya di sekolah musik. Keren!!! Ada rapnya lagi.Sayang, aransemen ulang yang udah direkam di studio itu masih dalam format MP3 dan belum dapat ijin untuk disebarkanluaskan:P. Pembuatan video klipnya juga tertunda minggu lalu. Hehehehe.
Nah, mungkin ada yang ketawa-ketawa (aku tahu ada satu orang yang ketawa:P di YM) karena tahu kalau lagunya Aura Kasih menjadi salah satu lagu favoritku belakangan ini. Ya, aku senang aja dengar iringan bas di lagu tersebut dan nada-nadanya dan cukup menghiburlah klo udah bosan dengar lagu-lagu yang kurasa udah ribuan kali kudengar karena diputar di radio dan televisi.
Menyesuaikan ke judul di atas, aku mau kasih informasi ternyata lagu Aura Kasih ini mirip dengan lagunya Eve feat. Sean Paul yang berjudul Give It To You. Aku sebenarnya masih bingung apa lagu Aura Kasih tersebut tiruan atau gimana, tapi yang pasti nada-nada di kedua lagu tersebut sangat mirip. Malu juga kalau ternyata lagu “Mari Bercinta” tersebut adalah hasil plagiasi.
Malas juga sekarang banyak nemu seniman yang suka plagiasi. Mengaku seniman, tapi sebenarnya seniman dalam meniru karya orang lain. Aku bilangnya, “seniman ecek-ecek”, dimana ada “becek” (baca: kesempatan yang menguntungkan) di sana ikut-ikutan ngeceng, walaupun penuh lumpur dan noda. Hahahaha.
Ah, kembali ke topik plagiasi musik. Sudah sangat sering kita mendengar “seniman-seniman” Indonesia yang membuat lagu tiruan dari lagu yang sudah pernah terkenal. Jangankan lagu, sinetron dan film Indonesia aja banyak yang meniru film dari luar negeri. Padahal potensi dan kreatifitas orang Indonesia bisa dikatakan jagolah. Tapi mungkin faktor X, yang sepertinya bagi banyak orang sudah menjadi pengetahuan dan rahasia umum, yang memaksa “seniman-seniman” tersebut berlaku demikian.
Kudoakan semoga semua cepat sadar dan terhindar dari jalan pintas nan nista tersebut. Malu bokkk!!!
—–Update 18 Juni 2008——
Video klip lagu si Pandu dan kawan-kawan udah kelar dan sekarang lagi diputar di TV lokal Belanda. Lain kali ikut ah…numpang wajah…hahaha. Ini link ke videonya.

Recent Comments