ETD2008 27: Petasan

projektE2Dt2008

Petasan di Indonesia juga ada, dan di Belanda pastinya juga ada.

Kenapa saya menulis tentang petasan ini? Ini lebih diakibatkan tradisi pembelian dan pemakaian petasan oleh orang-orang di sini, khususnya remaja.

Setiap menjelang Natal dan Tahun Baru, petasan dan kembang api dijual di mana. Dan parahnya, petasan yang dijual tersebut mengeluarkan suara yang lumayan membuat kita berpikir sedang berada di daerah perang.

Anak-anak dan remaja di sini sering secara sembunyi-sembunyi dan dengan sengaja meledakkan petasan dekat dengan rumah setiap malam. Tempat saya tinggal pernah menjadi korban. Saya hampir menumpahkan minuman yang saya pegang waktu itu. hahaha.

Petasan bukan barang murah menurut saya. Harga berkisar antara € 10an sampai yang harganya ratusan Euro.

Pengalaman tahun baru kemarin, kami tidak bisa menikmati pergantian tahun di luar rumah karena seluruh kota (ya, SELURUH KOTA) tertutup asap yang sepertinya dari petasan. Bayangkan seberapa banyak petasan dan kembang api yang dibakar (Hitung-hitung dari segi ekonomisnya, berapa banyak duit dibakar pada malam itu…hahahaha). Bahkan menurut teman yang pulang ke rumah pada jam 5 pagi, jarang pandang hanya 1 meteran.

Oh iya, kami juga melihat beberapa mobil yang hampir menabrak pembatas jalan karena tidak dapat melihat apa-apa.

Tapi, setidaknya acara Natal dan Tahun Baru jadi meriah (dari segi suara:D).

Tags:

Similar Posts:
Random Posts:

Leave a Reply

Icons by N.Design Studio. Designed By Ben Swift. Powered by WordPress, Search Optimization and Free WordPress Themes
Entries RSS Comments RSS Log in