Setelah pembahasan (baca:ribut-ribut) mengenai dana yang dikeluarkan untuk website promosi pariwisata Indonesia, my-indonesia.info, yang sebesar 17.5 miliar rupiah di dunia maya, sekarang ada lagi yang menjadi sorotan. Kali ini pihak penyorotnya (hehehe, maksa bahasanya) adalah media massa luar negeri.
The Age, surat kabar harian Australia, menulis sebuah artikel yang berkenaan dengan kata-kata yang terdapat pada slogan kampanye pariwisata “Visit Indonesia 2008″ yang baru-baru ini makin gencar dijalankan. Menurut surat kabar tersebut, slogan “Celebrating 100 years of nation’s awakening” memililiki kesalahan pada tata bahasa. Seharusnya kata “nation’s” diganti dengan “national” atau didahului definite article.
Belum ada komentar dari pihak resmi yang menjalankan kampanye dan pembuat slogannya tersebut.
Hmmm, sepertinya pihak pengkampanye kurang berhati-hati saat memformulasikan slogan tersebut. Semoga turis-turis internasional gak terpengaruh kesalahan tata bahasa tersebut.

Recent Comments