KFC dan Groningen

Informasi

Mungkin kedengarannya norak atau “ndeso”, tapi cabang KFC akhirnya dibuka di Groningen. Tepatnya udah hampir semingguan (berdasarkan pengakuan dari salah satu kasir di situ). Bukan hanya restoran, tapi KFC yang berlokasi di dekat IKEA ini juga memiliki Drive Thru.

Kemarin malam juga sudah sempat merasakan makanan a.k.a fast food-nya tersebut. Yang kuperhatikan, tempatnya sepertinya belum selesai dengan sempurna. Di langit-langit tempat tersebut masih kelihatan pipa besar. Tapi kalau dari segi interior, tempatnya lumayan nyaman.

Yang menjadi catatan lagi, minuman bersoda di sana dapat diambil sepuasnya. Hmmm, sepertinya di tiap-tiap kota cara penyajian minumannya berbeda-beda. Dari semua KFC yang pernah kutemui di Belanda, baru di Groningen minumannya dapat diambil sepuasnya (alias sampai mabuk soda). Jangan-jangan ini karena masih baru buka kali ya.

Setelah bertahun-tahun tidak pernah dijamah oleh KFC (setahu saya), provinsi di Utara Belanda ini akhirnya diperhitungkan juga sebagai pasar “tukang jualan ayam” tersebut.  Groningen memang agak tertinggal dalam hal tersebut, walaupun hanya berjarak sekitar 2.5 jam dari Amsterdam dan merupakan salah satu ibukota provinsi.

Groningen juga dapat dikatakan sebagai ibukota provinsi yang masih tergolong sepi dari sentuhan merek-merek internasional.

Tapi, saya senang akan kondisi tersebut. Kota ini sudah cukup menarik dengan situasinya sekarang. Tidak perlu ditambah dengan hal-hal yang meningkatkan konsumerisme warga di sini akan merek-merek terkenal.

Walaupun begitu, orang-orang Groningen gak se-ndeso yang Anda pikirkan.

Tahu gak, Google juga membangun salah satu pusat datanya di kota ini. Universitasnya punya salah satu super computer di Eropa.

Ada juga beberapa merek perusahan-perusahaan lokal yang membanggakan dari Groningen. Perusahaan yang memiliki konsumen atau klien di berbagai kota di Belanda dan bahkan luar negeri, sebut saja StreamZilla, Bioclear (punya proyek sampai ke luar angkasa), perusahaan gula CSM dan Suikerunie.

Ya, mungkin Groningen belum terlalu menarik perhatian merek-merek besar yang lain sebagai tempat berjualan.

Oh iya, sebagai informasi tambahan, Anda tidak akan menemukan Starbucks di Belanda. Dan untuk pecinta kopi, Anda akan sering menemukan tulisan koffieshop. Tapi, ini bukan tempat berjualan kopi seperti yang kita pikirkan. Kebanyakan toko bertuliskan koffieshop ini menjual softdrugs, seperti cannabis dan hash.

Similar Posts:
Random Posts:

3 Responses to “KFC dan Groningen”

  1. andine Says:
    December 19th, 2007 at 7:45 am

    hehe.. KFC dimana2 ada ya..
    temen gw perna ke thailand dan di sana dia makan di McD, dipikirnya rasanya sama aja kayak rasa McD Indonesia, tetapi ternyata rasanya beda, ayamnya rasanya rada aneh, sesuai selera setempat kali ya..

    nah klo di belanda gmn rasanya? sama kayak di indonesia ga? pastinya di KFC sana ga ada nasinya, trus biasanya yg laku adalah hamburgernya.. hehe..

  2. roded Says:
    December 19th, 2007 at 4:59 pm

    klo ayam KFC di sini lumayanlah. Biasanya ada dua pilihan yang spicy ama yang gak spicy. Ada satu kebiasaan beberapa orang Indonesia yang lagi sekolah atau tinggal di sini. Selalu bawa sambal kalo mau ke tempat makan..hehehe.

    Di sini gak ada nasinya, yang ada kentang.

  3. novita Says:
    January 9th, 2008 at 4:35 am

    Cannabis sativa? Kok bisa ya segitu bebasnya diperdagangkan di Belanda? Tau alasannya ga? Atau dasar hukum yg jelas utk hal itu?

Leave a Reply

Icons by N.Design Studio. Designed By Ben Swift. Powered by WordPress, Search Optimization and Free WordPress Themes
Entries RSS Comments RSS Log in