Dengan bermodalkan tiket kereta murah dari Kruidvat (dan tentunya pakaian, makanan dan kamera), saya dan beberapa teman (Patrick, Bima, Shinta, Frederick, Joy) berangkat ke kota Maastricht, kota yang letaknya di selatan Belanda, Sabtu 8 Desember 2007.
Warga setempat menyebut kota Maastricht dengan Mestreech. Kota ini terletak di provinsi Limburg.
Perjalanan selama hampir 4.5 jam ini dimulai dari pukul 6.37 pagi (kereta paling pagi) dan sampai di sana sekitar pukul 11 siang.
Kota Maastricht merupakan salah satu kota yang dibelah oleh salah satu sungai besar di Eropa, The Meuse atau Maas (dalam bahasa Belanda).
Centrum kota ini cukup besar dan memiliki lebih beragam toko dibandingkan Groningen (ada KFC nya juga:-P). Saat ini, winterland sedang berlangsung di kota ini sehingga menambah keramaian (red: kami sempat duduk di tangga dan juga berdiri lama karena banyak orang yang menuju ke kota ini).
Bangunan-bangunan yang cukup terkenal di Maastricht adalah Onze-Lieve-Vrouwe Square dengan Onze-Lieve-Vrouw Basilica-nya, Vrijthoftheatre (Theater aan het Vrijthof), Saint Servatius Basilica (Sint-Servaasbasiliek) dan gereja Saint Johns (Sint-Janskerk). Selain itu, Anda juga dapat menemukan patung d’Artagnan, salah satu tokoh yang mengilhami novel fiksi terkenal, The Three Musketeers.
Salah satu pengalaman yang menarik ketika jalan-jalan di Maastricht adalah kami hampir berjalan ke Belgia (soalnya dekat dan bisa dijangkau dengan menggunakan sepeda dan dengan berjalan kaki) untuk mencari patung d’Artagnan. Hahahaha.
Oh iya, jangan lupa beli waffle coklatnya. Enak euy.
Tags: ETD200821: Maastricht catatan di groningen Every 2 Days to 2008 roded ngetrend
Share on Facebook
Recent Comments