Selama membuat artikel tentang Groningen (atau Belanda) di ETD2008, saya sering menggunakan kata centrum. Mungkin teman-teman tidak banyak yang tahu kalau centrum itu merupakan pusat keramaian hampir di tiap daerah di Belanda. Kalau lagi jalan-jalan ke daerah-daerah di Belanda, biasanya yang dicari adalah centrumn-ya.
Di Indonesia, centrum itu kira-kira sama dengan alun-alun. Bedanya, toko-toko yang berjualan macam-macam barang biasanya terletak di sekitar centrum. Sementara, alun-alun biasanya berupa lapangan tempat masyarakat sering melakukan upacara nasional, olahraga pagi, atau acara piano tunggal untuk perayaan daerah setempat. Gak ada toko-toko di sekitarnya, yang ada mungkin pedagang kaki lima yang muncul secara musiman.
Untuk Groningen, Grote Markt adalah salah satu lapangan di centrum. Seperti namanya (Grote Markt, literally diterjemahkan Pasar Besar) sering digunakan sebagai tempat berjualan.
Di sekitar Grote Markt, Anda memang dapat menemukan toko-toko yang berjualan mulai dari makanan sampai buku. Selain itu, banyak kafe-kafe yang terletak di sekitar tempat tersebut.
Yang sangat mengherankan dari tempat ini adalah selain menjadi pasar, Grote Markt sering juga digunakan sebagai tempat diadakan acara-acara seperti konser musik, volley pantai lengkap dengan pasirnya, pasar malam (kermis), lapangan basket massal (ada sekitar 20an lapangan basket untuk permainan three on three) dan ice skating.
Selain itu, kesigapan para petugas kebersihan terlihat setiap bertugas di Grote Markt. Grote Markt seringkali sudah bersih beberapa jam setelah dikotori oleh sampah-sampah hasil acara yang sebelumnya diadakan di sana.
Anda dapat mengakses lebih banyak informasi tentang Grote Markt. Anda juga dapat mengamati keadaan di Grote Markt melalui potongan foto yang di-update setiap beberapa detik.
Tags: ETD2008 19: Grote Markt Groningen catatan di groningen Every 2 Days to 2008 roded ngetrend
Share on Facebook
Recent Comments