Kebanyakan alat transportasi yang digunakan mahasiswa/i Indonesia di Groningen adalah sepeda. Hal ini dikarenakan Groningen merupakan salah satu kota yang paling bersahabat dengan pengendara sepeda. Waktu yang dibutuhkan untuk ke satu tempat ke tempat lain tidak terlalu banyak, begitu juga dengan jarak tempuh. Tidak terlalu jauh untuk ukuran yang bisa ditempuh dengan menggunakan sepeda. Selain itu, jalan di Groningen tidak berbukit-bukit. Jadi pengendara tidak memerlukan banyak tenaga untuk mengayuh sepeda.
Groningen, kota yang penduduknya rata-rata memiliki sepeda ini memiliki jalur sepeda hampir di tiap jalan raya. Hal ini tentu saja membawa kenyamanan dan keselamatan bagi pengendara sepeda.
Bagi yang tidak dapat mengendarai sepeda, Anda memiliki kesempatan untuk bisa belajar. Banyak toko sepeda yang menyewakan sepeda dan bahkan menjual sepeda. Untuk sepeda bekas, harga yang ditawarkan lumayan terjangkau.
Satu hal yang cukup menarik dalam mengendarai sepeda, berdasarkan pengalamanku, adalah pemandangan yang dapat ditemui di sepanjang jalan. Kanal, taman, keramaian, atau bangunan-bangunan tua.
Masih banyak yang dapat diceritakan tentang sepeda, tapi karena harus pergi (ada janji euy…eh…bah) maka saya menunda cerita-cerita menarik lain tentang sepeda.
Seperti tulisan di bus di Indonesia: “Sabar Menanti”.

Tags: ETD2008 4 : sepeda catatan di groningen Every 2 Days to 2008

Recent Comments