Gouda dan Delft

Lifestyle, Travel

Pagi-pagi pukul 7.04, saya dan beberapa teman berangkat dengan kereta untuk jalan-jalan ke luar kota. Kami juga ingin sekalian memanfaatkan tiket kereta api murah yang dibeli dari Kruidvat.

Sesuai dengan rencana, kami ingin melihat langsung kota Gouda dan Delft.

Setelah transit di kota Amersfoort, Utrecht dan unexpectedly Den Haag, akhirnya kami tiba dengan selamat di kota Gouda sekitar pukul 11 siang. Kami langsung dapat menikmati keindahan kota tua Gouda melalui patung-patung dan hiasan di pintu keluar stasiun. Selain itu, musim gugur juga menambah keindahan kota tersebut.

Kami langsung menuju centrum Gouda dengan harapan dapat mengunjungi bangunan-bangunan tua di daerah itu dan juga melihat langsung kejunya yang terkenal itu. Sesampainya di centrum, kami melihat keramaian di sana karena hari tersebut adalah hari pasar. Berbagai macam dagangan ditawarkan di sana dan tentu saja kami mencari pedagang keju.

Bukannya membeli keju, kami akhirnya membeli worst yang diramu dengan keju.

Setelah membeli worst, kami melanjutkan perjalanan untuk melihat bangunan-bangunan tua di sana. Yang menarik adalah kami sempat masuk ke masuk ke balai kota (dengan membayar €0.75/orang) dan membuat foto-foto di ruangan pernikahan. Selain itu, kami juga masuk ke Grote of St. Jans Kerk, gereja besar dengan stained glass-nya yang terkenal.

Kota Gouda sangat menarik untuk dikunjungi. Banyak bagian kota ini yang sangat indah untuk dipandang, apalagi di musim gugur ini. Intinya, jangan lupa bawa kamera untuk mengabadikan momen selama di Gouda. Nyesal ntar! Hehehe.

Setelah berjalan-jalan dan “akhirnya” merasakan bahwa perut sudah lapar, kami bertolak menuju Den Haag untuk makan. Ke mana? Tentu saja ke tempat Colonel Harland Sanders. Hahaha, soalnya di Groningen belum buka cabang. Di perjalanan menuju stasiun untuk melanjutkan perjalanan ke Delft, kami tidak sengaja melewati sebuah keramaian terorganisir:P. Ternyata ada pertunjukan tarian massal oleh siswa/i sekolah tari dalam rangka Holland Dance Festival. Saya sempat merekam pertunjukan ini .

Sekitar pukul 5.30 sore, kami tiba di Delft dan jam segitu matahari sudah tenggelam.

Kota Delft ternyata menawarkan keindahan yang cukup menawan di malam hari. Tak dapat ditolak, para model dengan segala gayanya pun beraksi untuk diabadikan dengan berlatarkan keindahan kota tua ini. Sayang, kelupaan bawa tripod.

Kami akhirnya memutuskan untuk kembali ke Groningen sekitar pukul 7. Kami sempat ketinggalan kereta (+/- 10 detik setelah pintu kereta ditutup). Kereta sampai di Groningen pada pukul 11.30 dan dengan badan yang letih, semuanya kembali ke rumah masing-masing.

Setelah ini kemana lagi ya? Tiket murah masih ada. Mau ikut?

Similar Posts:
Random Posts:

Leave a Reply

Icons by N.Design Studio. Designed By Ben Swift. Powered by WordPress, Search Optimization and Free WordPress Themes
Entries RSS Comments RSS Log in