Desember 2006/Januari 2007

Event, Pre-October 2007

Tulisan ini diambil dari blog saya yang di fs yang berjudul “Senang dan Sedih di Kampung Orang - Catatan Baru”. Ini merupakan pengalaman pada bulan Desember 2006 sampai bulan Januari 2007.

———-::::Awal Blog::::——————–

Pengalaman merayakan Natal 2006 dan Tahun Baru 2007 ini menjadi suatu momen yang beda dari tahun-tahun sebelumnya. Suasana yang benar-benar “lain”.

Berbicara Melalui Foto
Kegiatan-kegiatan yang kulakukan selama liburan ini didokumentasikan melalui foto-foto yang diambil pada saat acara berlangsung. Foto-foto tersebut lebih banyak berbicara tentang suasana yang kurasakan. Koleksi foto tersebut ada di abum foto dengan mengklik tulisan LINK.

Senang dan Sedih
Untuk mengisi liburan 2 minggu yang akan berakhir ini, aku mengikuti kegiatan-kegiatan yang lumayan banyak. Dimulai dari kegiatan bernyanyi menghibur opa dan oma keturunan Indonesia di acara Natalan “Senang Bersama” sampai perayaan Tahun Baru di tempat Tante Alma. Setiap acara memiliki maknanya masing-masing dan kesan yang berbeda, bahkan hal-hal baru banyak kutemui.

Di acara Natalan “Senang Bersama”, aku merasakan senang dan sedih berbaur di ruangan acara itu. Opa dan oma yang keturunan Indonesia yang turut di acara itu ada yang menangis, ada yang bernyanyi dengan semangat, ada yang diam saja saat kami menyanyikan lagu-lagu daerah Indonesia. Menangis, karena rindu pulang ke Indonesia tapi tidak mampu untuk pergi ke sana karena alasan beragam (mulai dari alasan politis sampai kesehatan). Semangat, karena mengingat lagu-lagu daerah yang dinyanyikan sangat menggelitik keinginan untuk langsung mengekspresikan suasananya yang ceria dengan bernyanyi bersama. Diam, karena melamun akan kenangan-kenangan atau menikmati suasana di sore yang teduh itu.

Perayaan Natal bersama PD Groningen (23 Desember 2006) memberikan suasana yang baru kukenal dan kurasakan sejak lahir. Terpisah jauh dari keluarga disaat biasanya pada tanggal 23 Desember merayakan Natal keluarga dan tahun ini, aku hanya bisa berkumpul dengan teman-teman yang rata-rata mahasiswa dan merasakan hal yang sama. Acara sederhana itu sungguh sangat menghibur dan mengurangi kerinduan kepada keluarga di tanah air. Tapi, tetap aja rindu:D.
Acara-acara perayaan Natal lain juga kuikuti di berbagai tempat, walaupun tidak sebanyak yang biasa kuikuti kalau berada di Indonesia. Acara-acara tersebut antara lain perayaan Natal di GBI Groningen (24 Desember 2006), kebaktian malam Natal di gerejanya Anne Mieke (24 Desember 2006), perayaan Natal secara sekuler di kediaman Rana (24 Desember 2006) dan terkhusus di VHL (25 Desember 2006). Acara Natalan di VHL sangat berkesan karena persiapan dimulai dari kegiatan pembersihan kamar, pemasangan lampu dan hiasan Natal, serta makan malam seadanya. Sangat berkesan!

Petualangan untuk mengisi liburan juga kulakoni. Bermodalkan seadanya, aku dan beberapa teman jalan-jalan ke Jerman (Oldenburg, Bremen dan Hamburg). Terima kasih kami ucapkan untuk Debi yang telah bersedia untuk memberi tumpangan kepada kami selama satu malam di Hamburg. Hal yang sangat berkesan karena aku bisa mengunjungi kota-kota dan tempat-tempat yang dulunya sering dibahas di RPUL (hayooo, masih ingat ndak??? :P). Selain itu. menyantap ikan di Grote Markt pada hari Sabtu yang biasa kulakukan tetap memberikan suasana yang menyenangkan dan menjadi petualangan tersendiri, karena harus antri dan berebut lahan makan…hahaha.

Penyambutan dan perayaan Tahun Baru yang beda dari tahun-tahun sebelumnya memberikan kenangan tersendiri. Berkumpul di rumah PON ceria (thanks untuk selalu menjadi tempat ngumpul2) dan akhirnya bertolak ke Vismarkt dan Grote Markt untuk melihat meriahnya suasana penyambutan Tahun Baru. Dimulai dari petasan yang memang sudah dibunyikan sejak pagi, peluncuran kembang api yang dibeli oleh masyarakat di sini (bayangin, kembang api tetap banyak yang diluncurkan sampai lebih dari satu jam walaupun pemerintah daerah setempat gak ada bikin acara khusus maupun menyediakan kembang api). Sungguh menyenangkan melihat kegilaan-kegilaan muda mudi setempat plus kembang api yang udah dibeli oleh Patrick tapi tidak satupun berhasil diluncurkan…hahahaha. Acara di tempat Tante Alma juga tidak kalah seru karena ditawari berbagai macam makanan Indonesia….yummiii, setidaknya untuk perbaikan gizi.:D.

Sementara itu, berita-berita dari Indonesia dan luar Indonesia juga turut menghiasi suasana liburan di sini. Dimulai dari berita gempa, banjir, kapal laut yang tenggalam, kecelakaan pesawat dan berita sampai dihukummatinya mantan pemimpin Irak, Saddam Husein membaur dan memberi warna tersendiri untuk pergantian tahun 2006 ke 2007.

Aku hanya berharap di tahun yang baru ini kiranya keinginan-keinginan yang belum tercapai bisa kucapai. Aku juga beharap semoga dimampukan oleh Tuhan untuk memulai semua aktivitasku dan senantiasa diberkati oleh-Nya. Sebagai penanda dimulainya Tahun Baru dan suasana baru, aku pindah dari VHL ke Blue Building di awal bulan Januari ini. Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan memberikan semangat baru, khususnya dalam belajar dan berkarya di negeri orang ini. Teman-teman juga yaaaaaaa……….
Semoga.

Pesan Singkat (PS) : Met Tahun Baru 2007 untuk semua ya.

———-::::Akhir Blog::::——————-

Share on Facebook

Similar Posts:
Random Posts:

Leave a Reply

:mrgreen: :| :twisted: :arrow: 8O :) :? 8) :evil: :D :idea: :oops: :P :roll: ;) :cry: :o :lol: :x :( :!: :?:

Icons by N.Design Studio. Designed By Ben Swift. Powered by WordPress, Search Optimization and Free WordPress Themes
Entries RSS Comments RSS Log in